Kategori: Khutbah Jum’at

Asas Kebenaran dalam Tabayyun

Asas Kebenaran dalam Tabayyun

Khutbah Jum’at (Khutbah Pertama)
Oleh: Angga Prilakusuma

[“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”]

angga-prilakusumaJamaah Jum’at yang dirahmati Allah.

Pertama-tama, marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah; Tuhan seru sekalian alam dan satu-satunya Tuhan yang hakiki dan berhak disembah; Tuhan yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya.

Yang kedua, segala puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberi kita nikmat berupa hidayah iman dan Islam. Yang dengan nikmat itu, kita masih dibimbing untuk melangkahkan kaki menuju masjid ini untuk menunaikan kewajiban shalat Jumat.

Shalawat serta salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita baginda Nabi Muhammad SAW, Utusan Allah SWT yang kita harap syafaatnya di akhirat kelak; saat setiap orang panik dan gusar memikirkan dirinya sendiri di hadapan Yaumul Hisab, perhitungan Allah SWT yang tak melewatkan amalan sedikit pun, baik ataupun buruk, kecuali memberikan balasan yang setimpal. Sebab Allah SWT Maha Adil, dan tidak sekalipun menzhalimi hamba-hamba-Nya.
(lebih…)

Iklan

Tepat Memanfaatkan Waktu

Khutbah Jum’at (Isi Khutbah Pertama)
Oleh:
Angga Prilakusuma bin Suprapto Estede

angga 125“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah ia perbuat untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al Hashr 18]

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah.

Marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah, yang telah memberi kita nikmat berupa hidup dan Islam. Sebagaimana yang diserukan pada ayat tadi, Allah memerintahkan kita dua hal, yang pertama adalah perintah untuk bertakwa kepada-Nya, dan kemudian diikuti dengan perintah agar kita mempersiapkan diri untuk hari esok atau akhirat.
Untuk menghadapi hari yang tak terhindarkan itu, kita telah dibekali dengan waktu, berupa hidup di dunia. Karena itu, dalam Islam kehidupan dunia tidak dapat dipisahkan dari akhirat. Dunia adalah ladang tempat kita menanam perbuatan, yang hasilnya akan dipertontonkan di hadapan seluruh makhluk yang hadir kelak di padang mahsyar. Hari itu, akan ditampakkan semua kesalahan. Hari itu, setiap orang sibuk mengkhawatirkan dirinya sendiri, dicekam rasa takut lantaran tidak ada lagi yang dapat ditutupi dari pengadilan oleh Yang Maha Adil. (lebih…)

Menyambut Tahun Baru [2016]

Khutbah Jum’at [Isi Khutbah Pertama]
Oleh:
Suprapto Estede

141031 ato 125Hadirin sidang Jum’ah yang dirahmati Allah SWT;

Sebagai hamba Allah yang menyadari bahwa Allah Yang Maha Pemurah tiada henti menganugerahkan nikmat karunia-Nya yang tiada terkira nilainya dan tiada terhitung jumlahnya, maka sepatutnyalah kita tidak pernah melupakan kewajiban dan kebutuhan kita untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla dengan kesungguhan syukur kepada-Nya, berusaha mendengarkan dan mengikuti bisikan hati nurani untuk dengan penuh kesabaran dan keikhlasan mentaati perintah-perintah Allah dan mengendalikan bisikan hawa nafsu agar tidak terjerumus kedalam perbuatan dosa dan kemaksiyatan yang dilarang oleh Allah SWT. Mari kita jaga dan terus tingkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada-Nya.
(lebih…)

Makna Hijrah dan Aktualisasinya Kini

Khutbah Jum’at (Isi Khutbah Pertama)
Oleh:
Suprapto Estede

Suprapto EstedeJama’ah Jum’ah, rahimakumullah;

Salah satu hal yang kita tidak pernah boleh melupakannya, yang selalu harus saling mengingatkan bila kita lupa, adalah kewajiban untuk selalu bersyukur kepada Allah dengan kesungguhan dan ketulusan, selalu membangkitkan kesadaran kita akan keagungan Allah SWT yang tiada pernah henti melimpahkan nikmat karunia-Nya kepada kita, dan kemudian berusaha menggunakan nikmat karunia itu untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allah, membekali diri dengan memperkokoh iman dan memperbanyak amal shaleh.

Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan, kita pertebal iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dengan “haqqa tuqaatih”, dengan ketaqwaan yang sebenar-benar taqwa, dengan menunaikan kewajiban sebagaimana diperintahkan oleh Allah, menjauhi larangan sebagaimana yang diharamkan oleh Allah, menyukai apa yang disukai oleh Allah, dan membenci apa yang dibenci oleh Allah, serta mencintai dan menyayangi karena Allah.
(lebih…)

Saatnya Kembali Kepada Al-Qur’an

Khutbah Jum’at (Isi Khutbah Pertama)
Oleh: Suprapto Estede

Suprapto EstedeHadirin jama’ah Jum’at, rahimakumullah
Marilah kita senantiasa bersyukur dengan sebenar-benar syukur kepada Allah SWT, atas segala limpahan nikmat yang tiada terhingga, khususnya nikmat Iman dan Islam serta umur atau kesempatan yang masih diberikan kepada kita untuk berjumpa kembali dengan bulan yang penuh rahmat dan maghfirah, bulan turunnya Al-Qur’an, kitab suci yang tiada keraguan didalamnya, yang menjadi petunjuk Ilahi bagi segenap umat manusia, pembeda antara yang haq dengan yang bathil. Marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dalam arti yang sebenar-benarnya, yakni dengan teguh menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, agar kita memperoleh keselamatan di dunia dan di akherat, aamien.
(lebih…)

Tiga Kunci Meraih Hidup Sukses

Khutbah Jum’at
Oleh:
Suprapto Estede

Suprapto EstedeAssalamu’alaikum wr wb.
Saudara-saudaraku Kaum Muslimin Jama’ah Jum’ah yang berbahagia, rohimakumullah ….

Marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT dengan sebenar-benar syukur kepada-Nya, yaitu bersungguh-sungguh dalam menggunakan nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah kepada kita secara benar sesuai dengan yang dikehendaki oleh Sang Pemberi nikmat, Allah SWT, teristimewa nikmat yang berupa iman yang telah ditanam didalam hati kita, marilah selalu kita perkokoh, kita pertebal, kita pelihara dengan sebaik-baiknya. Juga dengan selalu menjaga dan meningkatkan taqwa kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya, yaitu dengan bersungguh-sungguh menggunakan kekuatan dan kemampuan yang telah dianugerahkan oleh Allah kepada kita untuk semaksimal mungkin menjalankan segala apa yang telah diperintahkan oleh Allah, yang disukai oleh Allah, yang diridoi oleh Allah. Dan juga bersungguh-sungguh untuk selalu berhati-hati dan waspada, jangan sampai tergelincir dan tergoda menjalankan apa pun yang dilarang, yang diharamkan, yang dibenci oleh Allah SWT.

(lebih…)